Selamat datang di Jabal Noor Utama

Indonesia kembali Berduka Atas Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Lion Air JT 610 dikabarkan hilang kontak (06.20 wib) setelah berangkat pada pukul 06.10 senin pagi 29/10/2018. (Sumber Foto http://makassar.tribunnews.com/2018/10/29/innalillah-pesawat-lion-air-jt-610-jatuh-inilah-permintaan-terakhir-awak-pesawat-sebelum-hilang )

 

Setiap Makhluk yang bernyawa pasti akan menghadap sang Kuasa, entah kapan waktunya hanya Allah yang mengetahui kapan dan dimana ia akan menemui ajalnya dalam keadaan baik ataupun buruk.

Dalam Al-Qur’an disebutkan :

      …… أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ

Artinya;
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatimu sekalipun kamu
berada dalam benteng yang kuat …. (Q.S. An Nisa’ : 78)

Sudah dipastikan bahwa kematian tidak bisa kita hindari, sekalipun kita berlindung disuatu tempat tidak akan dapat menghentikan yang namanya ajal. Untuk itu sebagai manusia ciptaan Allah SWT hendaknya kita terus berzikir dan mengingat Allah setiap waktu karaena hanya kepada-Nya kita berlindung dan kembali.

Peristiwa Jatuhnya Maskapai Penerbangan di Negara Indonesia bukanlah yang pertama kali, sudah pernah terjadi hal serupa membuat bangsa Indonesia mengalami Duka atas setiap musibah yang terjadi. Pesawat Lion Air JT 610 yang berangkat pada Senin, 29/10/2018 pada pukul 06.10 wib sesaat setelah meminta untuk kembali ke Cengkareng atau return to base (RTB) pada pukul 06.20 langsung hilang kontak dan dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Sebelumnya juga menimpa musibah bangsa ini yaitu Gempa dan Tsunami yang terjadi di Palu September lalu yang masih meninggalkan bekas trauma pada masyarakat palu. Kini jatuhnya Pesawat Lion Air di Perairan Tanjung Karawang membuat bangsa Indonesia semakin merasa pilu.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan selalu melindungi setiap hamba yang Taat akan Perintah-Nya.

aamiin ya Allah ya Rabbal’alamiin ……….

 

 

ND